DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI

Showing posts with label Pembangunan. Show all posts
Showing posts with label Pembangunan. Show all posts

Monday, September 14, 2015

MEMBANGUN UMMAT MELALUI PEMBINAAN KARAKTER



 Oleh:
FAHRURROZI BIN DAHLAN

ABSTRAK 

Pengembangan dan pendidikan karakter kembali menemukan momentumnya belakangan ini, bahkan menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Nasional (kini Kemendikbud). Meski sebenarnya dalam beberapa tahun terakhir, telah banyak perbincangan baik melalui konperensi, seminar dan pembicaraan publik lainnya, belum banyak terobosan kongkrit dalam memajukan pendidikan karakter. Dengan kebijakan Kemendikbudnas, pendidikan karakter sudah saatnya dapat terlaksana secara kongkrit melalui lembaga-lembaga pendidikan dan masyarakat luas.Segera jelas, pendidikan karakter terkait dengan bidang-bidang lain, khususnya budaya, pendidikan, dan agama. Ketiga-tiga bidang kehidupan terakhir ini berhubungan erat dengan nilai-nilai yang sangat penting bagi manusia dalam berbagai aspek kehidupannya.Tetapi, ketiga sumber nilai yang penting bagi kehidupan itu dalam waktu-waktu tertentu dapat tidak fungsional sepenuhnya dalam terbentuknya individu dan masyarakat yang berkarakter, berkeadaban, dan berharkat. Budaya, pendidikan dan bahkan agama boleh jadi mengalami disorientasi karena terjadinya perubahan-perubahan cepat berdampak luas, misalnya, industrialisasi, urbanisasi, modernisasi dan terakhir sekali globalisasi. Pembangunan karakter juga bisa membentuk pribadi-pribadi yang pandai bergaul denga orang lain atau bersosialisai dengan baik dimanapun dia berada dan dengan siapapun dia hidup, sebab dengan pendidikan karakter yang baik akan lahir dari yang berssangkutan sifat-sifat terpuji,karena sudah berkarakter pada dirinya menjadi sebuah karakteristik.     

MENEMUKENALI PERAN ORGANISASI NAHDLATUL WATHAN TERHADAP PEMBANGUNAN SOSIAL-KEAGAMAAN DI INDONESIA



Oleh: Fahrurrozi*

ABSTRAK
al-Ismu Yadullu alâ al-Musammâ, nama menunjukkan identitas dirinya, ungkapan tersebut layak untuk memotret kiprah organisasi Nahdltul Wathan yang secara filosofis dari penamaannya menunjukkan identitas dirinya sebagai organisasi yang semakna dengan; pergerakan kebangsaan, pembangunan tanah air, pembelaan terhadap nasionalisme, pergumulan sosial, perkumpulan primordialisme, dan banyak arti lain yang bisa diinterpretasikan untuk sebuah mana dari Nahdlatul Wathan. Pendiri organisasi ini memiliki semangat yang tinggi dan semangat nasionalisme yang kuat untuk terus membangun negara dan bangsanya dengan tidak melabelkan nama Islam dalam organisasi yang didirikannya. Padahal Guru Besar beliau Maulana Syaikh Muhammad Hasan al-Masyyath memberikan nama organisasi yang diusulkan oleh muridnya ini dengan dua pilihan nama, Nahdlat al-Din al-Islam li al-Wathan atau Nahdlat al-Islam li al-Wathan. Kecerdasan dan kebesaran jiwa bagi sosok TGH.M.Zainuddin memutuskan nama organisasi yang dibangunnya menjadi Nahdltul Wathan sebagai representasi keimanan untuk bergerak dalam wilyah yang sangat universal, bukan saja aspek Agama tapi lebih dari itu negara dan semangat kebangsaan.
Organisasi yang didirikannya telah menempuh waktu yang panjang 75 tahun, sehingga Nahdlatul Wathan sebagai organisasi keagamaan yang tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia, seperti di Jakarta, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, bahkan Irian Jaya, sedikit banyak berkontribusi terhadap perubahan tatanan keagamaan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat NTB. Nahdlatul Wathan telah mengalami sejarah panjang dan telah melewati 3 zaman (zaman penjajahan, orde lama, orde baru dan era reformasi). Membuktikan bahwa NW adalah organisasi yang memiliki semangat yang luar biasa untuk terus berjuang di tengah zaman dan masyarakat yang berubah-ubah.